Apakah Madu Mempunyai Efek negatif bagi Ibu Hamil

Madu biasanya berkhasiat untuk menolong membangun cara kekebalan tubuh. Melainkan, konsumsi madu untuk ibu hamil perlu dicermati secara khusus supaya tak berbahaya. Madu tertata dari glukosa, fruktosa dan air. Kecuali itu, madu juga mengandung sebagian senyawa gizi yang lain seperti protein, vitamin dan mineral, termasuk niasin, kalsium, tembaga, riboflavin, zat besi, magnesium,potassium dan zinc. Walaupun memerlukan penelitian lebih lanjut, namun bahan-bahan hal yang demikian sudah banyak diaplikasikan untuk menangani luka, infeksi, diabetes, gangguan kulit, serta pelbagai gangguan usus serta perut. Pada ibu hamil, madu bisa dicampurkan ke dalam secangkir teh hangat maupun diminum seketika. cara memperbanyak asi

Kecuali itu, ketimbang mengkonsumsi obat, sakit tenggorokan ketika hamil bisa diredakan dengan mengkonsumsi teh jahe atau teh lemon yang dipadukan dengan madu. Insomnia diyakini juga bisa diredakan dengan mengkonsumsi campuran susu dan madu sebelum tidur. Manfaat yang tidak keok penting, madu juga diandalkan menolong memperkuat cara kekebalan tubuh di masa kehamilan serta mencegah batuk dan pilek. Adakah sisi negatif madu untuk ibu hamil?

Ilustrasi ibu hamil

Madu memang tak dianjurkan untuk diberi untuk bayi di bawah satu tahun, sebab bisa mengandung kuman yang dapat menyebabkan botulisme pada usus. Keadaan ini bisa berbahaya sebab usus bayi belum matang untuk melawan kuman. Melainkan, ibu hamil yang mengkonsumsi madu tak akan membikin bayi dalam kandungan dalam kandungannya mengalami botulisme, sebab spora tak akan menjelang pembuluh darah. Racun botulisme juga diperkirakan tak akan menjelang plasenta lewat difusi pasif.

Sedangkan semacam itu, madu untuk ibu hamil cuma aman diberi sekiranya madu hal yang demikian sudah terpasteurisasi. Biasanya, madu yang dipasarkan di pasaran ialah madu yang terpasteurisasai, ialah dipanaskan lebih dahulu sampai sekitar 70 derajat celcius selama separo menit untuk kemudian didinginkan. Kerja yang disebut pasteurisasi ini kurang lebih serupa dengan pasteurisasi susu. Pemanasan ini berperan mencegah fermentasi dengan membunuh sel-sel jamur, serta membikin madu bisa cair lebih cair dengan memperlambat pelaksanaan kristalisasi.

Baca  Manfaat Buah Alpukat untuk Kesehatan

Berikut hal-hal lain yang perlu diwaspadai ketika akan mengkonsumsi madu untuk ibu hamil: Kadang kita bisa menjumpai madu mentah yang tak dipasteurisasi. Madu ini umumnya terdapat di pasar tradisional maupun peternakan lebah. Walaupun demikian, tak seperti susu, daging maupun keju mentah, madu yang tak dipasteurisasi tak akan mendatangkan risiko listeriosis. Baca juga: Kenali Perbedaan Sindrom Iritasi Usus Besar dengan Sakit Maag Listeriosis ialah keracunan imbas mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi kuman listeria monocytogenes. Keracunan ini bisa membahayakan bagi ibu hamil sebab menyebabkan kelahiran prematur, infeksi pada bayi baru lahir, bayi meninggal dalam kandungan, sampai keguguran.

Walau semacam itu, sekiranya ragu, disarankan tak mengkonsumsi madu mentah untuk menghindari risiko yang tak diharapkan. Pasalnya, belum ada penelitian perihal keamanan madu mentah untuk ibu hamil. Kecuali itu, sebagian ragam madu dari tanaman ragam rhododendron juga pernah dilaporkan berbisa. Cermati juga labelnya untuk mengenal apakah madu hal yang demikian telah terpasteurisasi dan memperoleh sertifikasi BPOM. Walaupun ibu cara cepat hamil yang mengidap diabetes gestasional masih bisa mengkonsumsi madu, namun hal yang perlu diwaspadai ialah madu dengan kandungan fruktosa yang bisa meningkatkan kadar gula darah. Baca juga: Lensa Kontak Mahir, Cakap Pantau Kadar Gula Darah Beberapa ini perlu diwaspadai pada ibu hamil yang mengkonsumsi obat-obatan dan suplemen tertentu yang berakibat pada kadar gula darah.

Bila orang juga bisa mengalami respons alergi sesudah mengkonsumsi madu, dengan pelbagai gejala seperti sulit menelan, batuk, asma, dan gatal-gatal. Juga dapat terjadi sesak nafas, radang paru, perubahan bunyi, pembengkakan pada kulit, bersin-bersin, sampai keadaan yang mengancam nyawa. Pada ibu hamil yang mengalami gangguan perdarahan, madu bisa meningkatkan risiko perdarahan. Waspadai konsumsi madu pada ibu hamil yang sedang mengalami sakit perut, gangguan cara syaraf, serta penyakit jantung. masih ragu untuk mengkonsumsi madu untuk ibu hamil, ada bagusnya mengonsultasikannya ke dokter, lebih-lebih sekiranya kita berharap mengkonsumsi obat beriringan dengan madu.

Baca  3 MANFAAT AIR BERAS UNTUK WAJAH AGAR CANTIK